Dalam mengoperasikan traktor pertanian, kita menghadapi berbagai kondisi kritis sbb:

(1) keterbatasan kapasitas traksi; traktor tak mampu berjalan akibat beban tarik yang berlebihan (overload) menyebabkan mesin macet (stalledĀ engine) atau roda selipĀ berlebihan.

 

 

 

(2) ketidak-seimbangan longitudinal; traktor terjengkang atau terbalik ke belakang ketika melintasi tanjakan atau melintasi tunggul pohon.

 

 

 

(3) ketidak-seimbangan transversal; traktor terguling kesamping ketika melintas di sepanjang kemiringan lahan.

 

 

 

(4) ketidak-seimbangan lateral; traktor menyimpang dari jalur atau arah kemudi yang dikehendaki ketika melintasi lahan pertanian yang lunak.

 

 

 

Hal-hal yang berkaitan dengan bagaimana menganalisis dan memprediksi kondisi-kondisi tersebut, beserta topik relevan lainnya, akan dibahas pada kuliah “Mekanika Traktor dan Implemen (Daya II)”.